Maintenance Jaringan dan Sanitasi Lancarkan KBM

Kelancaran Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah tidak hanya bergantung pada proses pembelajaran di dalam kelas, tetapi juga pada kesiapan sarana dan prasarana penunjangnya. Di balik kenyamanan tersebut, ada peran besar tim security (keamanan) yang sigap bergerak menjaga fasilitas sekolah tetap berfungsi dengan baik.
Meskipun tugas pokok kami adalah menjaga pos dan menerima tamu, kami selalu siap sedia kapan pun dibutuhkan. Mulai dari memperbaiki kran bocor, membantu penambahan jaringan Wi-Fi, hingga menjaga kebersihan halaman sekolah.
Begitu ada laporan mengenai toilet rusak, genteng bocor, atau selokan tersumbat, Wakil Kepala Sekolah bidang Sarana dan Prasarana (Waka Sarpras) akan langsung berkoordinasi dengan kami. Kami segera turun tangan untuk melakukan perbaikan demi kenyamanan seluruh warga sekolah.

Tantangan Kesadaran Warga Sekolah

Harus diakui, memelihara fasilitas sekolah bukanlah perkara mudah. Tantangan terbesar sering kali datang dari kurangnya kepedulian sebagian murid dalam merawat fasilitas yang ada.
Hingga saat ini, perilaku negatif seperti merusak kran air, mencoret-coret dinding, hingga membuang sampah sembarangan masih saja ditemukan. Perilaku ini tentu sangat disayangkan karena prasarana yang rusak dapat langsung mengganggu kenyamanan belajar.

Perawatan Rutin dan Optimalisasi Dana BOS

Untuk mengatasi kerusakan-kerusakan kecil, sekolah mengoptimalkan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS). Anggaran ini dialokasikan untuk perbaikan ringan dan pengadaan material penting secara mandiri, seperti:
* Alat-alat kelistrikan
* Pipa air dan kran pengganti
* Perawatan berkala komponen fasilitas kelas
Selain urusan sanitasi dan bangunan, kami juga bersinergi dengan Mas Rosario dan Mas Yanuar untuk melakukan pengecekan rutin pada jaringan Wi-Fi, kamera CCTV, serta pendingin ruangan (AC) dan kipas angin. Langkah preventif ini memastikan seluruh fasilitas digital dan kenyamanan ruang kelas tetap terjaga.

Komitmen Penghematan Energi dan Disiplin Malam

Upaya penghematan energi listrik dan air menjadi fokus utama, khususnya bagi petugas security yang mendapat shift sore. Mengawali tugas ronda, kami selalu berkeliling ke setiap ruang kelas untuk memastikan semua kipas angin, lampu, dan kran air dalam kondisi mati (off).
Pihak sekolah sebenarnya sudah berulang kali mengimbau agar guru dan murid memastikan listrik padam serta jendela tertutup rapat pada jam terakhir pelajaran. Namun, pada kenyataannya kami masih sering menemukan ruang kelas yang ditinggalkan dalam kondisi kipas angin menyala dan bangku yang morat-marit.
Sebagai bentuk tanggung jawab dan laporan penertiban, setiap tindakan mematikan listrik yang lupa dimatikan atau penataan kembali bangku kelas ini langsung kami dokumentasikan dalam bentuk foto dan dilaporkan kepada Waka Sarpras.
Melalui sinergi, kedisiplinan, dan kerja keras di balik layar ini, kami berharap lingkungan sekolah tetap kondusif, bersih, dan nyaman untuk mendukung kesuksesan belajar para siswa.

Penulis : Didik Subandi

Check Also

Ulasan Singkat Inovasi ASAP

(Administrasi, Serah Terima, Awasi, Pulangkan) ASAP merupakan inovasi sistem pengelolaan peminjaman dan pengembalian alat praktik …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Buktikan bahwa Anda manusia: 3   +   6   =