
Kamis 15 Januari 2026, SMKN 3 Pacitan menyelenggarakan kegiatan Pengajian dalam rangka memperingati Isra Mi’raj Nabi Muhammad ﷺ tahun 1447 H dengan mengusung tema “Perbaiki Keimanan Diri Melalui Kualitas Sholat”. Kegiatan ini dilaksanakan di Masjid Al Ihsan SMKN 3 Pacitan dan diikuti oleh warga sekolah dengan penuh khidmat. Suasana pengajian semakin hidup dan religius dengan lantunan sholawat yang dibawakan oleh grup sholawat SMKN 3 Pacitan, “Ahbabus Sholawat”. Alunan sholawat kepada Nabi Muhammad ﷺ yang menggema di masjid menghadirkan ketenangan batin serta menumbuhkan kecintaan warga sekolah kepada Rasulullah ﷺ, sekaligus menjadi media syiar Islam yang memperindah rangkaian acara.
Acara pengajian ini menghadirkan pembicara Ustadz Dr. Kharisul Wathoni, M.Pd.I, dosen UIN Kyai Ageng Muhammad Besari Ponorogo, yang menyampaikan tausiyah dengan pendekatan ilmiah, reflektif, dan mudah dipahami oleh peserta didik.
Peringatan Isra Mi’raj tahun ini tidak hanya diisi dengan pengajian, tetapi juga diawali dengan kegiatan Khotmil Qur’an yang dilaksanakan pada Senin–Selasa, 12–13 Januari 2026. Kegiatan ini dilaksanakan oleh Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) SMKN 3 Pacitan bersama siswa yang terjadwal mata pelajaran PAI sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk memohon keberkahan serta menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an di lingkungan sekolah.
Dalam ceramahnya, Ustadz Dr. Kharisul Wathoni mengawali dengan mengutip hadits Rasulullah ﷺ
مَنْ تَطَهَّرَ في بيْتِهِ ثُمَّ مشى إلى بيتٍ من بيوتِ اللهِ ، ليَقْضِيَ فريضَةً مِنْ فرائِضِ اللهِ ، كانتْ خطواتُهُ إحداهما تحطُّ خطيئَةً ، والأخرى ترفَعُ درجَةً
Hadits ini menjelaskan tentang keutamaan melaksanakan ibadah wajib, khususnya sholat dan tholabul ilmi, terlebih ketika dilakukan di masjid. Beliau menjelaskan bahwa setiap langkah seorang Muslim menuju rumah Allah bernilai pahala, menghapus dosa, dan mengangkat derajat di sisi Allah SWT.
Lebih lanjut, beliau menegaskan bahwa seorang Muslim yang sempurna harus memegang teguh tiga pilar utama, yaitu aqidah, ibadah, dan akhlaq. Ketiganya harus berjalan seimbang agar keimanan tidak hanya kuat dalam keyakinan, tetapi juga tercermin dalam amal perbuatan dan akhlak/ perilaku sehari-hari.
Ustadz Kharisul Wathoni juga menekankan bahwa sholat merupakan solusi atas berbagai persoalan kehidupan, sebagaimana firman Allah SWT dalam QS. Al-Baqarah ayat 45:
وَاسْتَعِينُواْ بِالصَّبْرِ وَالصَّلاَةِ وَإِنَّهَا لَكَبِيرَةٌ إِلاَّ عَلَى الْخَاشِعِينَ
Ayat ini memerintahkan agar sabar dan sholat dijadikan sebagai penolong. Sholat yang dilakukan dengan penuh kekhusyukan akan menghadirkan ketenangan jiwa serta kekuatan dalam menghadapi ujian hidup.
Sebagai penutup, beliau mengaitkan nilai-nilai keislaman dengan konsep Law of Attraction, yakni keyakinan bahwa pikiran, ucapan, dan sikap seseorang baik positif maupun negative dapat memengaruhi apa yang terjadi dalam hidupnya. Oleh karena itu, umat Islam dituntut untuk senantiasa menjaga lisan, meluruskan niat, serta membiasakan berpikir positif. Kebaikan akan menarik kebaikan lainnya, sebagaimana keburukan juga akan menarik keburukan, sehingga setiap Muslim diharapkan mampu menjadi pribadi yang optimis, berakhlak mulia, dan beriman kuat.
Melalui peringatan Isra Mi’raj 1447 H ini, diharapkan seluruh warga SMKN 3 Pacitan dapat semakin meningkatkan kualitas sholat, memperbaiki keimanan diri, serta mengamalkan nilai-nilai Islam dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan sekolah maupun di masyarakat.


Writter_Nur Abdul Kholik Nugroho
Website Resmi SMK Negeri 3 Pacitan Informasi SMK Negeri 3 Pacitan Jl. Letjend. Suprapto No. 47 Pacitan – Jawa Timur
