

SMKN 3 Pacitan kembali menyelenggarakan kegiatan Pondok Ramadhan sebagai bagian dari program pembinaan karakter dan penguatan nilai-nilai keagamaan bagi peserta didik. Pada tahun 2026 ini, kegiatan tersebut mengusung tema “Ramadhan Pendidikan Berdampak”, yang menekankan bahwa proses pendidikan tidak hanya memberikan pengetahuan, tetapi juga membawa manfaat nyata bagi sesama.
Kegiatan Pondok Ramadhan dilaksanakan selama tiga hari secara bergiliran bagi setiap jenjang kelas, yaitu:
- Kelas X pada 10 Maret 2026
- Kelas XI pada 11 Maret 2026
- Kelas XII pada 12 Maret 2026
Sementara itu, kelas yang tidak terjadwal mengikuti Pondok Ramadhan tetap melaksanakan kegiatan belajar mengajar di kelas seperti biasa.
Kegiatan Pondok Ramadhan dibuka secara resmi oleh Kepala SMKN 3 Pacitan, Bapak Aris Sunarno, S.Pd., MM. Dalam sambutannya, beliau mengajak para siswa untuk menjadikan bulan Ramadhan sebagai momentum memperbaiki diri, meningkatkan ibadah, serta memperkuat akhlak. Untuk mencairkan suasana, beliau juga memberikan kuis interaktif kepada peserta didik. Salah satu pertanyaan yang diajukan adalah mengenai ilmuwan Muslim yang dikenal sebagai Bapak Aljabar dan Algoritma. Para siswa tampak antusias menjawab pertanyaan tersebut.







Sebagai bentuk apresiasi, kepala sekolah menyiapkan hadiah berupa uang tunai yang digenggam oleh tiga siswa. Nominal hadiah tersebut bervariasi, mulai dari Rp10.000, Rp20.000, Rp50.000, hingga Rp100.000, bahkan ada juga yang zonk. Siswa yang berhasil menjawab dengan benar dipersilakan memilih salah satu genggaman tersebut tanpa mengetahui isi di dalamnya, sehingga suasana terasa seperti mystery box yang menambah keseruan kegiatan pembukaan.
Setelah acara pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan shalat Dhuha berjamaah. Selanjutnya para siswa mengikuti tadarus Al-Qur’an yang dipimpin oleh Bapak Arif Kurniawan, M.Pd. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan siswa terhadap Al-Qur’an serta membiasakan membaca Al-Qur’an di bulan suci Ramadhan.
Kegiatan inti Pondok Ramadhan diisi dengan penyampaian materi keagamaan dari para pemateri yang berasal dari PPTQ Ar Royyan. Materi pertama disampaikan oleh Ustadz Sabdo Utomo, S.Pd. tentang Tahsin QS Al-Fatihah. Dalam materinya beliau menjelaskan pentingnya memperbaiki bacaan Al-Qur’an agar tidak terjadi kesalahan dalam pengucapan yang dapat mengubah makna. Sebagai contoh, beliau menjelaskan perbedaan antara:
- قَلْبٌ (qalbun) yang berarti hati atau jiwa
- كَلْبٌ (kalbun) yang berarti anjing
Contoh tersebut menunjukkan bahwa kesalahan kecil dalam pengucapan dapat berdampak besar terhadap makna, sehingga belajar tahsin sangat penting bagi setiap Muslim.
Materi kedua disampaikan oleh Ustadz Adhi Kuncoro mengenai Fiqh Puasa yang diambil dari kitab Fathul Qarib. Dalam penjelasannya beliau membahas berbagai hal yang berkaitan dengan ibadah puasa, seperti hal-hal yang membatalkan puasa, hal-hal yang makruh, serta menjawab berbagai pertanyaan yang sering muncul di masyarakat, misalnya hukum menggosok gigi saat puasa, mencicipi makanan, makan setelah imsak, serta hukum onani saat puasa.
Salah satu peserta, Maximiliano Al Kahfi dari kelas X TKR 3, mengaku sangat senang mengikuti kegiatan Pondok Ramadhan ini. Ia merasa materi fiqh puasa sangat bermanfaat karena memberikan pemahaman yang lebih jelas mengenai hal-hal yang membatalkan puasa. Ia juga menyampaikan bahwa dirinya baru mengetahui bahwa onani dapat membatalkan puasa, sedangkan mimpi basah saat tidur tidak membatalkan puasa karena terjadi tanpa disengaja.
Setelah rangkaian kegiatan selesai dan para siswa melaksanakan shalat Dhuhur berjamaah, kegiatan Pondok Ramadhan secara resmi berakhir. Namun para siswa masih memiliki projek Ramadhan, yaitu berbagi takjil kepada pengguna jalan di beberapa titik keramaian. Setiap kelas melaksanakan kegiatan berbagi takjil ini sekaligus membuat video dokumentasi kreatif yang menampilkan rangkaian kegiatan Ramadhan 1447 H di SMKN 3 Pacitan.







Kegiatan tersebut sejalan dengan tema “Ramadhan Pendidikan Berdampak”, yaitu pendidikan yang memberikan manfaat nyata bagi orang lain. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah ﷺ:
خَيْرُ النَّاسِ أَنْفَعُهُمْ لِلنَّاسِ
“Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lainnya.” (HR. Thabrani)
Melalui kegiatan Pondok Ramadhan ini diharapkan para siswa tidak hanya meningkatkan keimanan dan pemahaman agama, tetapi juga menumbuhkan kepedulian sosial serta semangat untuk berbagi kepada sesama.
Penulis : Nur Abdul Kholik N.
Website Resmi SMK Negeri 3 Pacitan Informasi SMK Negeri 3 Pacitan Jl. Letjend. Suprapto No. 47 Pacitan – Jawa Timur
