GIANT ESA SATRYA – INSPIRATOR GEN Z dari SMK Negeri 3 Pacitan

Giant Esa Satrya, anak muda yang berasal dari Desa Kalak Kecamatan Donorojo Kabupaten Pacitan ini masih duduk di bangku kelas X program keahlian Teknik Kendaraan Ringan di SMK Negeri 3 Pacitan. Wajah ganteng namun pendiam seolah mengaburkan fakta bahwa dia mempunyai usaha yang cukup wah bagi remaja seusianya. Bayangkan saja, remaja yang baru menginjak usia 16 tahun ini telah mempunyai omzet penjualan sebesar 16 juta rupiah setiap bulannya. Cukup mengagumkan.

Lantas, usaha apakah yang digelutinya yang membuat dirinya mempunyai penghasilan jutaan rupiah tersebut? Remaja kalem ini merakit dan menjual timing kuda, sebuah perangkat modifikasi pada motor agar suaranya terdengar sangar seperti ketukan kaki kuda. Mengingat produk yang dijual adalah perangkat modifikasi motor, tentunya pelanggannya mayoritas adalah anak-anak muda, setidaknya itu menurut pengakuan Giant kepada penulis. Tidak tanggung-tanggung, pelanggannya berasal dari ujung barat wilayah Indonesia hingga batas paling timur negara tercinta ini. Ya, pelanggan timing kuda produksi Giant ini berasal dari Sabang sampai Merauke.

Menurut pengusaha muda ini, dia merintisnya tanpa sengaja. Sekitar setahun yang lalu, saat masih duduk di bangku kelas 9 (SMP), dia membeli timing kuda untuk memodifikasi motornya. Sayangnya justru timing kuda tersebut tidak bertahan lama, sehingga dia penasaran untuk membongkar perangkat tersebut. Berbekal sedikit pengetahuan yang dimiliki, dia mencoba membuat 2 unit timing kuda sekaligus. Satu unit langsung dipasang pada motor sendiri, dan satu lagi dicoba ditawarkan melalui aplikasi Tiktok.Β 

Tanpa disangka, benda tersebut langsung ada peminatnya dan terjual. Selanjutnya, anak muda ini membuat beberapa unit sekaligus dan ditawarkan di Tiktok. Tanggapan pasar cukup mengejutkan, karena seluruh produknya ludes terjual. Hingga akhirnya dia berani merakit lebih banyak produk modifikasi tersebut. Saat ini, selain di Tiktok, remaja ini juga menjual produknya di platform Shopee. Dan, produk tersebut laris manis bak kacang goreng.

Giant Esa Satrya membuktikan bahwa remaja Gen Z tidak semuanya menjadi kaum rebahan. Dia mampu mendobrak batasan dan stigma yang sering disematkan pada generasinya. Dia telah menunjukkan pada dunia luar, bahwa Gen Z juga mampu sukses di usia muda. Bahkan sudah dimulai sejak masih di bangku SMP. Sekarang, dia sedang menikmati masa remaja penuh kesuksesan sekaligus merajut mimpi lebih tinggi sejalan dengan sekolahnya di SMK Negeri 3 Pacitan, tempatnya menimba ilmu. Semoga kelak akan lahir anak-anak muda lain yang mampu menjadi inspirasi bagi remaja seusianya, seperti Giant Esa Satrya ini.

 

 

 

#Writter_ Lies Yulianto (Pak Cin)

Check Also

Menyambut Bulan Ramadhan dengan TIRISAN ( Tiga Hari Pesantren Ramadhan ) Hari ke 2

Marhaban ya RamadhanHalo sobat Skaga πŸ‘‹πŸ»kali ini, Kamis, 13 Maret 2025 merupakan hari kedua kegiatan …

5 comments

  1. Semoga menjadi inspirasi utk lainya dan jangan berhenti utk tetap berkarya….menyala berkarya.

  2. Alhamdulilah,semoga bisa menginspirasi bagi kaum muda / pelajar bahwa kreatifatas tercipta bukan untuk usia matang saja,.πŸ‘πŸ‘

  3. luar biasa.., lanjutkan karya karya baikmu

  4. Layak untuk berbagi praktik baik ke teman

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *