Kasatlantas Polres Pacitan perkuat komunikasi bersama SMKN 3 Pacitan

Bertempat di ruang pertemuan satlantas Polres Pacitan diadakan  pertemuan antara Kasatlantas Polres Pacitan AKP Moch. Angga Bagus Sasongko, S.I.K., Tr.K., M.Si.didampingi Fendy dan Gustav selaku petugas penegakan hukum (Gakkum) Polres Pacitan bersama dengan kepala SMKN 2 dan SMKN 3 Pacitan , Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, serta perwakilan OSIS menyikapi maraknya pelanggaran lalu lintas yang didominasi oleh kalangan pelajar saat berangkat ke sekolah, terutama tidak menggunakan helm dan menggunakan knalpot brong.( Kamis, 22 Januari 2026 ).

Kasatlantas menyampaikan supaya pihak sekolah terus mengingatkan pada muridnya bahwasannya bilamana memang belum memiliki SIM karena belum cukup umur untuk menggunakan kendaraan umum ke sekolah atau diantar orangtuanya. Cara mengemudi anak di bawah umur cenderung emosi tinggi dan konsentrasi penguasaan motor juga masih perlu pengawasan orangtua terkadang dijumpai motoran sambal telponan atau merokok.

Pada kesempatan yang sama, Pak Gustav menyampaikan bahwa terdapat enam kondisi kecelakaan lalu lintas yang tidak dapat dijamin oleh asuransi Jasa Raharja, yakni:

  1. Melawan arus lalu lintas
  2. Mengemudi tanpa Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sah
  3. Mengemudikan kendaraan yang telah dimodifikasi, seperti penggunaan knalpot brong atau ban tidak standar
  4. Berkendara secara tidak wajar, misalnya sambil menggunakan telepon genggam atau melakukan balap liar
  5. Kendaraan tidak dilengkapi surat-surat atau pajak kendaraan tidak dibayarkan
  6. Menerobos palang pintu Kereta Api.

Menanggapi hal tersebut, Aris Sunarno, Kepala SMKN 3 Pacitan, menyampaikan bahwa pihak sekolah selama ini telah melakukan berbagai upaya sosialisasi dan pembinaan, baik melalui upacara bendera, pembinaan wali kelas, serta pemasangan poster dan selebaran.

Pernyataan tersebut juga dibenarkan oleh Adi Puad, perwakilan OSIS  bersama dengan Feri wakil PKS yang turut hadir. “Sekolah sudah memberikan arahan dan pembinaan terkait tertib berlalu lintas, namun sebagian teman-teman masih belum melaksanakan arahan tersebut,” ujarnya.

Di akhir pertemuan, AKP Angga menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polres Pacitan terhadap keselamatan pelajar.“Kegiatan ini adalah wujud kepedulian Polres Pacitan terhadap keselamatan para pelajar. Mari kita saling membantu demi keselamatan dan masa depan generasi bangsa. Apalagi ke depan  menjelang Ramadhan diharap juga untuk pelajar tidak perlu ikut-ikutan kebut-kebutan, mabuk-mabukan. Operasi Keselamatan dan Operasi Ketupat akan digelar dalam waktu dekat” katanya.

Dalam pertemuan itu, kedua belah pihak sepakat untuk meningkatkan peran masing-masing. Pihak sekolah akan memperkuat pembinaan dan penegakan disiplin terkait tertib berlalu lintas di lingkungan sekolah, sementara Polres Pacitan akan menindak tegas pelajar yang tetap membandel dan mengabaikan kelengkapan berkendara di jalan raya sesuai SOP.

Sepulang dari Polres Pacitan , Pak Bekti  gercep langsung menyampaikan arahan kepolisian kepada seluruh murid dan guru setelah jamaah sholat Dhuhur  di masjid Al Ihsan. Dikumpulkan juga beberapa murid yang diduga memiliki motor berknalpot brong untuk mengganti dengan yang standar. Semoga semua pelajar SMKN 3 Pacitan taat aturan Kepolisian dan berkendara ke sekolah sesuai aturan keselamatan.

Penulis: Bekti Widodo

Check Also

MABIT & REORGANISASI ROHIS AL-IHSAN SMKN 3 PACITAN

Rohis Al-Ihsan SMKN 3 Pacitan telah melaksanakan kegiatan Malam Bina Iman dan Takwa (MABIT) sekaligus …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *