
PACITAN, 18 September 2026 — SMKN 3 Pacitan kembali mendapat perhatian dalam pengembangan energi bersih di lingkungan satuan pendidikan. Pada Jumat (18/9/2026), Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Jawa Timur bersama Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan kunjungan ke SMKN 3 Pacitan untuk melakukan monitoring dan evaluasi (monev) Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) On Grid dengan kapasitas daya 10 KWP atau sekitar 10.000watt yang telah beroperasi di sekolah tersebut.
Kunjungan tersebut menjadi bagian penting untuk melihat secara langsung pemanfaatan PLTS, baik dari sisi operasional maupun dampaknya terhadap aktivitas sekolah. Tim juga meninjau keberadaan panel surya yang terpasang di atap bangunan sekolah serta berdiskusi dengan pihak sekolah mengenai pemanfaatan energi listrik yang dihasilkan.
PLTS On Grid di SMKN 3 Pacitan mulai beroperasi pada Selasa, 8 September 2026. Kehadiran sistem pembangkit energi surya tersebut menjadi langkah nyata sekolah dalam memanfaatkan energi terbarukan sekaligus mendukung penerapan konsep sekolah yang lebih ramah lingkungan.

Dalam monitoring tersebut, tim Dinas ESDM dan BPK menggali informasi mengenai manfaat dan keuntungan yang dirasakan sekolah setelah PLTS beroperasi. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah sejauh mana energi yang dihasilkan dapat membantu memenuhi kebutuhan listrik sekolah dan memberikan efisiensi dalam penggunaan energi.
Tidak hanya berkaitan dengan penghematan energi, keberadaan PLTS juga memiliki nilai strategis sebagai sarana pembelajaran bagi peserta didik. Sistem PLTS dapat dimanfaatkan sebagai media pembelajaran kontekstual, khususnya bagi siswa yang mempelajari bidang kelistrikan, elektronika, teknik energi terbarukan, maupun teknologi terkait.
Dengan melihat instalasi secara langsung, siswa tidak hanya memperoleh pemahaman melalui teori di dalam kelas, tetapi juga dapat mengenal bagaimana energi matahari dikonversi menjadi energi listrik, bagaimana sistem terhubung dengan jaringan listrik, serta bagaimana proses pemantauan dan pemanfaatannya dilakukan.
Kunjungan Dinas ESDM dan BPK sekaligus memperkuat posisi SMKN 3 Pacitan sebagai lingkungan pendidikan yang mengintegrasikan teknologi, energi terbarukan, efisiensi energi, dan pembelajaran berbasis praktik.












Pihak sekolah menyambut baik kegiatan monitoring dan evaluasi tersebut. Kehadiran PLTS diharapkan tidak hanya memberikan manfaat dalam mendukung kebutuhan energi sekolah, tetapi juga menjadi laboratorium nyata bagi siswa untuk mengenal teknologi energi terbarukan yang semakin berkembang.
Ke depan, keberadaan PLTS On Grid di SMKN 3 Pacitan diharapkan dapat terus dioptimalkan sebagai bagian dari upaya membangun budaya hemat energi sekaligus menyiapkan generasi muda yang memiliki pengetahuan dan keterampilan di bidang teknologi energi bersih.
PLTS bukan sekadar panel surya di atas atap sekolah. Lebih dari itu, teknologi tersebut menjadi ruang belajar nyata bagi siswa untuk memahami masa depan energi terbarukan yang lebih efisien dan berkelanjutan.
Penulis : Ari Iryanto
Website Resmi SMK Negeri 3 Pacitan Informasi SMK Negeri 3 Pacitan Jl. Letjend. Suprapto No. 47 Pacitan – Jawa Timur
