

Pacitan, 16 September 2026 — SMKN 3 Pacitan terus memperkuat komitmennya dalam meningkatkan kualitas pendidikan vokasi melalui penguatan jejaring dengan perguruan tinggi dan dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDIKA). Upaya tersebut diwujudkan melalui kunjungan edukatif ke Pusat Unggulan IPTEK (PUI) Teknologi Penyimpanan Energi Listrik Universitas Sebelas Maret (UNS) serta kegiatan monitoring Praktik Kerja Lapangan (PKL) peserta didik di sejumlah mitra industri.

















Kunjungan ke PUI Teknologi Penyimpanan Energi Listrik UNS menjadi salah satu agenda strategis untuk membuka wawasan peserta dan jajaran sekolah yaitu meliputi Kepala Sekolah dan unsur Komite, Waka, POKJA PKL, Team Pengembang sekolah dan Guru mengenai perkembangan teknologi penyimpanan energi, khususnya riset dan produksi baterai litium.
Dalam kunjungan tersebut, SMKN 3 Pacitan menggali berbagai informasi terkait perkembangan teknologi baterai, proses riset, pengembangan produk, hingga potensi penerapannya dalam pembelajaran dan pengembangan kompetensi peserta didik SMK.
Teknologi baterai litium dinilai memiliki keterkaitan yang semakin kuat dengan perkembangan dunia otomotif, kendaraan listrik, elektronika, energi terbarukan, hingga berbagai teknologi masa depan. Karena itu, pemahaman terhadap teknologi tersebut menjadi penting bagi pendidikan vokasi agar kompetensi yang diberikan kepada peserta didik dapat terus menyesuaikan dengan kebutuhan perkembangan industri.
Selain memperluas wawasan, kunjungan tersebut juga diarahkan untuk menjajaki peluang kerja sama antara PUI Teknologi Penyimpanan Energi Listrik UNS dengan SMKN 3 Pacitan. Kerja sama yang memungkinkan dapat dikembangkan dalam berbagai bentuk, seperti peningkatan kompetensi guru dan peserta didik, pembelajaran berbasis teknologi, kunjungan industri, pengembangan proyek bersama, penelitian terapan, maupun kegiatan lain yang mendukung penguatan pendidikan vokasi.
Bagi SMKN 3 Pacitan, membangun hubungan dengan perguruan tinggi dan pusat riset merupakan bagian dari langkah sekolah untuk menghadirkan pembelajaran yang semakin relevan dengan perkembangan teknologi.
“Yang paling utama adalah bagaimana setiap kerja sama yang dibangun benar-benar memberikan dampak terhadap kemajuan sekolah dan peningkatan kompetensi murid,” menjadi semangat utama dalam agenda tersebut.
Monitoring PKL, Pastikan Pembelajaran di Industri Berjalan Optimal
Selain kunjungan edukatif ke PUI Teknologi Penyimpanan Energi Listrik UNS, kegiatan pada 16 September 2026 juga diisi dengan monitoring peserta didik yang sedang melaksanakan PKL di mitra DUDIKA.




Monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung perkembangan peserta didik selama berada di lingkungan kerja sekaligus memastikan kegiatan PKL berjalan sesuai dengan tujuan pembelajaran.
Salah satu lokasi monitoring adalah Bengkel Mega Merapi, tempat peserta didik dari Jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) melaksanakan PKL. Monitoring menjadi kesempatan bagi pihak sekolah untuk mengetahui pengalaman peserta didik dalam menghadapi pekerjaan nyata di bidang otomotif, termasuk kedisiplinan, tanggung jawab, budaya kerja, dan penerapan kompetensi yang telah dipelajari di sekolah.
Kegiatan berikutnya dilakukan di Hotel Brother Solo Baru, yang menjadi tempat peserta didik dari Jurusan Kuliner dan Teknik Audio Video (TAV) melaksanakan PKL.
Di lingkungan hotel, peserta didik memperoleh pengalaman bekerja secara langsung sesuai dengan karakteristik bidang kompetensinya. Bagi peserta didik Kuliner, pengalaman di industri perhotelan menjadi sarana untuk mengembangkan keterampilan pengolahan makanan, pelayanan, kebersihan, serta budaya kerja profesional. Sementara itu, peserta didik TAV mendapatkan pengalaman yang berkaitan dengan penerapan kompetensi teknis di lingkungan kerja yang sesungguhnya.
Monitoring PKL juga menjadi sarana komunikasi antara sekolah dan pihak industri untuk mengevaluasi perkembangan peserta didik sekaligus mengidentifikasi berbagai kebutuhan yang dapat menjadi bahan perbaikan pembelajaran di sekolah.
Menjembatani Sekolah dengan Dunia Kerja
Kegiatan kunjungan edukatif dan monitoring PKL tersebut menunjukkan bahwa pendidikan vokasi tidak dapat berjalan sendiri. Hubungan yang kuat antara sekolah, perguruan tinggi, pusat riset, dan DUDIKA menjadi bagian penting dalam menyiapkan lulusan yang memiliki kompetensi sesuai kebutuhan zaman.
Melalui kunjungan ke PUI Teknologi Penyimpanan Energi Listrik UNS, SMKN 3 Pacitan berupaya membuka akses terhadap perkembangan teknologi dan peluang kolaborasi. Sementara melalui monitoring PKL, sekolah memastikan peserta didik mendapatkan pengalaman nyata yang dapat memperkuat kompetensi sekaligus membentuk karakter kerja.
Langkah tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas pembelajaran, tetapi juga memberikan manfaat jangka panjang bagi kemajuan SMKN 3 Pacitan dan masa depan peserta didik.
Sekolah berkomitmen untuk terus memperluas jejaring kerja sama dan menghadirkan pengalaman belajar yang semakin dekat dengan perkembangan teknologi serta kebutuhan dunia kerja.
Dengan demikian, sekolah tidak sekadar menyiapkan peserta didik untuk lulus, tetapi juga membekali mereka agar memiliki kompetensi, pengalaman, karakter kerja, dan kesiapan menghadapi perubahan teknologi serta tuntutan dunia kerja di masa depan.
Penulis : Team WEB
Website Resmi SMK Negeri 3 Pacitan Informasi SMK Negeri 3 Pacitan Jl. Letjend. Suprapto No. 47 Pacitan – Jawa Timur
